Hasil pertemuan kelas untuk bahan kuliah :
1. Community Relations (Hubungan Dengan Masyarakat Sekitar)
Sebuah perusahaan pada saat ini di dalam melakukan aktivitasnnya tidak lagi hanya memikirkan keuntungan atau provit semata. Tetapi memerhatikan factor-faktor yang terdapat pada wilayah sekitar produksinya yaitu masyarakat dan lingkungan. Bagaimana sebuah perusahaan dapat berdiri di suatu wilayah tertentu yang terdapat warga di sekitar wilayah produksinya pastilah memiliki tahapan-tahapan terlebih dahulu sebelum membangun sebuah perusahaan seperti melakukan negoisasi dengan warga sekitar ketika akan membangun perusahaan. Hal ini sangat diperlukan karena jika sesuatu yang buruk menimpa perusahaan contoh terdapat limbah yang berbahaya, maka masyarakat sekitar lah yang akan pertama kali merasakan dampak dari limbah tersebut. Sehingga membina hubungan yang baik dengan warga sekitar sangat penting di dalam aktivitas sebuah perusahaan apalagi perusahaan yang mengeksploitasi hasil alam . Seperti perusahaan tambang, hal ini sesuai dengan UU PT No. 40 Pasal 47 yang isinya sebuah perusahaan wajib melaksanakan CSR dan jika tidak akan dikenakan sanksi sesuai dengan UU. Namun perusahaan-perusahaan yang tidak bergerak di bidang gas dan alam dapat juga melakukan community relation secara sularela. Pada dasarnya, konsep community relation ini selain dapat membina hubungan yang baik dengan warga sekitar, dapat juga membangun citra yang positif untuk perusahaan nya. Karna dengan langkah –langkah yang di lakukan oleh perusahaan secara tidak langsung mendapat kepercayaan dari masyarakat bahwa perusahaan tersebut adalah perusahaan yang peduli terhadap warga sekitar dan lingkungannya, contoh membangun Indonesia cerdas oleh PT.Telkom, memberikan beasiswa oleh PT. Djarum dan lain-lain. Ada 3 bidang yang menjaadi perhatian dari community relation yaitu pendidikan, kesehatan, dan seni budaya.
2. Konsultan PR
Konsultan PR(PR consultan) merupakan jasa atau suatu biro yang memberikan pelayanan jasa kepada organisasi, perseroan, atau individu yang membutuhkan pembentukkan citra, penanganan issue, atau yang berhubungan dengan kegiatan komunikasi/ Public relation. Konsultan PR merupakan public eksternal yang dapat digunakan untuk membantu kegiatan-kegiatan promosi, publikasi hingga mengatasi masalah yang sedang terjadi pada kliennya. Konsultan PR merupakan lembaga, tim atau orang yang memang benar-benar ahli dibidanngnya. Mereka sangat memahami benar dan ahli, bagaimana melakukan hubungan dengan media, melakukan event, komunikasi di bidang marketing, membentuk citra, penciptaan disain logo,nama perusahaan dan produk. Dewasa ini banyak perusahaan yang menganggap pemanfaatan konsultan PR lebih efisien dan praktis daripada memiliki PR internal yang membutuhkan biaya yang lebih. PR consultan hanya digunakan ketika mereka membutuhkan sesuatu untuk promosi, publikasi dan lain-lain. Jadi suatu perusahaan tidak akan mengeluarkan biaya untuk kegiatan PR internal yang dikeluarkan setiap bulan untuk pemanfaatan divisi PR internal. Namun PR consultan juga memiliki kelemahan-kelemahan seperti PR consultan kurang memahami benar apa yang menjadi keinginan perusahaan kerena mereka dari public eksternal sehingga terkadang detail-detail dari perusahaan kurang begitu dipahami oleh para consultan PR. Selain itu, terkadang biro dari PR consultan memegang juga klien yang lain dan hal ini bisa menjadi bahaya bagi perusahaan ketika klien mereka merupakan pesaing dari perusahaan tersebut, tidak adannya loyalitas yang jelas. Karena itu sebelum menggunakan jasa/ biro PR consultan terlebih dahulu di teliti ke profesionalan dari PR tersebut atau lebih selektif memilih agency PR yang ada . Sehingga dana yang digunakan untuk melakukan kegiatan PR tepat guna dan sesuai sasaran.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar